Kawan entah apa yang akan kuceritakan, apakah itu sebuah perasan atau hanya sebuah angan? akupun tak mengerti yang sekarang kurasakan. namun disini aku akan berusaha bercerita tentang apa yang telah aku lakukan. Kemarin 26 Agustus 2014 bertepatan dengan hari lahir sahabat saya sebutlah namanya Anarma , ia memiliki pacar atau kekasih yang bernama Eva. karena aku merasa mereka adalah sahabatku aku rela tak bekerja alias bolos untuk memberi kejutan pada Anarma. ya biasa lah kejutan yang udah gak aneh lagi. cuman bikin kesel selama sebulan terus pas di hari H dibikin keder dan gondok segondok-gondoknya. 

Pada hari selasa Pagi aku terbangun, dan tidak jauh yang kulihat pertama adalah jam pada hanpone ya sekalian liat updatetan hehehehe. jam 04.30 tetlihat ada sebuah pesan masuk “Mang gimana nih ?? Jadwal si Anarma ga jelas dia bilang dia bakalan tugas 24jam di MK!” pesan dari Eva kekasih Anarma. Akupun terkejut dan bingung kelimpungan berfikir aku sudah membuat gondok dan kesal si Anarma namun pada hari lahirnya tidak bisa memberi kejutan. dengan sigap aku menjawab “terus gimana vha???” “kita samperin k MK atau gimana bingung nih! soalnya gue udah pasti cabut dari kantor!” pesan singkat ku kepada Eva. Ia Menjawab “ya udah mang, gue juga udah fix cabut kok. pokoknya lo kesini dulu aja sebelum jam 12 lo harus  udah ada di penggilingan ya??”.  singkat cerita kami bertemu di sebuah tempat makan.

kami mendapat kabar bahwa Anarma sudah pulang dari MK (Mahkamah Konstitusi). aduh kami kelimpungan karena bukan hanya itu yang bikin kita bingung Anarma sudah datang kerumah Eva!!! ya sudah kami bergegas untuk pergi membeli Sebuah Kue Tar Ulang Tahun di Sekitaran Kelapa Gading. namun, tiba-tiba Anarma menelpon Eva namun karena takut eva tak mau mengangkat telpon dari Anarma. sebelum sempat kami memilih Kue, SMS masuk ke HP aku dan HP Eva dari Anarma. inti dari pesan Anarma sama membrikan informasi bahwa dirinya kembali lagi tugas untuk Apel kePOLDA. haduh makin bingung saya sedangkan jam sudah menujukan Jam 3 sore. ya sudahlah kita langsung membeli kue dan bergegas kembali ke rumah Eva. jelang beberapa menit, Eva menelpon Anarma untuk datang kerumahnya. Sedikit ada rasa haru ketika memberikan kue tar kepada Anarma karena ya begitulah. waktuku semakin menipis jam sudah menujukan pukul 18.30 WIB. Padahal aku memiliki Janji untuk Pergi kerumah Triesna untuk dikenalkan kepada orang tuanya :D. namun apa dikata jika sudah ketemu teman lama ya begitulah lupa waktu. kami melanjutkan pembicaraan kami tentang rencana memberi kejutan kepada Anarma agar tidak salah paham jadinya. kami pun bergegas berangkat Sembahyang dan dilanjutkan makan Nasi BEBEk wih memang daging bebeknya enak dan bumbunya berasa… tapi nasinya kurang matang. setelah itu saya lanjut minta di Antar ke statsiun. sambil menunggu kereta datang kami berbincang-bincang masih mengenai masal kecil di SMP dulu hehehe. karena pikiranku terbang melayang-layang memikirkan janjiku bersama Triesna ya aku sampai tidak sadar kalau kereta yang saya tumpangi sebentar lagi datang. aku pun bergegas pamit dan berlari membeli tiket tanpa ada tos atau salaman terlebih dahulu karena itu adalah kereta terakhir pada malam itu. yang ku pikirkan dikereta antara bersalah kepada 2 pihak antara Triesna dan Anarma Eva. Triesna tak ku beri kabar sama sekali karena HPku mati tak ada baterai. Rasa Bersalah pada Eva dan Anarma pun terpikirkan karena aku pamit kepada mereka hanya berlari dan mengucap bye sambil melambaikan tangan.

HPku aku isi listrik di Statsiun kalibata dan ku kabari Triena kalau aku tak bisa pulang ke rumah karena tidak ada angktuan lagi. aku pikir dia akan marah ! dia tidak marah dia bergegas menjeputku di Statsiun dan berkata langsung kita kerumah yuk? katanya mau kenal sama Ibu dan Ayah. aku hanya tersipuh malu dan makin cinta kepad dia padahal waktu sudah menujukan jam 10 malam. akupun berangkat menuju rumahnya di Sekitaran ciJantung, ya lumayan jauh lah dari Rumah yang aku sewa diPancoran. sesampainya disana aku di sambut adik terkecilnya Indra. Ia jam 11 malam belum tidur. ya belum tidur ketika ku tanya kenapa belum tidur? nungguin Triesna 😀 kan mau dibeliin HP ma Triesna. Adiknya lucu. Aku bercengkrama dengan Ibu dan Ayahnya mungkin karena orang betawi pembicaran mereka menurutku bukan seperti anak ibu dan bapak melainkan teman bermain. karena bahasa yang mereka gunakan adalah Gue elo. 

Tak terasa waktu menujukan jam 1 Malam aku pun beranjak pulang karena aku harus kerja di pagi hari. di perjalanan pulang kami bercerita tertawa tawa bersenang ria. tak lupa peulakanpun dari star hingga finish tidak dilepaskan 😀 saking romancenya. 

 

Maksih untuk orang Romance Triesna Sanubari Rangga Anggara 😀 

aku sadar Triesna Sanubari Kau bukan miliku tapi aku berharap kau tak bisa pergi darimu karena kau telah membuatku nyaman di dekatmu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *